Taraju Festival: Persembahan Terakhir Mahasiswa KKN-PPM UGM bagi Desa Taraju

Raiga Denindra bernyani bersama warga di Taraju Festival

Lebih dari 700 warga memenuhi lapangan tepat di sebelah SD Sirnasari, Desa Taraju, Tasikmalaya pada Sabtu (4/8) pagi. Lapangan tersebut menjadi titik pusat acara bertajuk “Taraju Festival” persembahan mahasiswa KKN-PPM UGM tahun ini. Gelaran akbar ini menandai lima tahun pengabdian mahasiswa KKN-PPM UGM sekaligus menjadi tahun yang terakhir di Desa Taraju. “Festival ini kami berikan sebagai persembahan terakhir yang berkesan,” tutur Falya Nur Shabrina selalu ketua panitia.

Festival ini berisi beberapa rangkaian acara yang dimulai dengan jalan sehat di pagi hari hingga malam puncak sebagai penutupnya. Dua minggu sebelumnya (22/7), sejatinya mahasiswa telah mengadakan lomba mewarnai dan tahfidz. Keduanya, masing-masing dihelat di Gedung Dakwah Islam dan Masjid At-Taqwa, Desa Taraju.

Dilanjutkan pada pekan berikutnya (29/7), dengan Taraju’s Got Talent, yaitu Kompetisi Menari dan Pemilihan Mojang-Jajaka Taraju 2018. Ajang ini menjadi wadah unjuk gigi bagi para pemuda-pemudi Desa Taraju. Melalui kedua kompetisi ini, pemenang akan ditampilkan dalam acara puncak Taraju Festival.

Taraju Festival menyuguhkan acara yang istimewa setelah diawali dengan jalan sehat yang kemudian disusul penampilan spesial dari bintang tamu Raiga Denindra, penyanyi jebolan Kompetisi Dangdut Indonesia dan D’academy. Selain itu, penampilan para talenta lokal tidak kalah memicu antusiasme penonton.

Di samping itu, Festival Taraju juga memamerkan produk khas Taraju yang diproduksi oleh para pengusaha lokal. “Kami bermaksud memamerkan produk khas Taraju seperti teh, gula semut, hingga camilan dapros agar lebih dikenal pendatang,” jelas koordinator pameran, Satrio Adi Wibowo.

Pelepasan lampion sebagai bentuk penutupan Taraju Festival secara simbolis.

Tidak berhenti sampai disitu, dinginnya malam di desa tidak akan terasa karena gelaran tabligh akbar bersama Ustadz Rahmat Hafiedz. Festival Taraju ditutup dengan penerbangan lampion secara simbolis.

Doni Mulyono, Kepala Desa Taraju, mengaku senang dengan KKN-PPM UGM tahun ini. “Ini merupakan tahun terakhir KKN di Taraju. Saya bersyukur tim KKN terakhir ini memberikan peninggalan yang berkesan berupa Taraju Festival,” pungkasnya

Oleh: Intan P. Arum dan Kenny Setya Abdiel
Penyunting: Krisna Attayendra

Facebook Comments